Wednesday, November 21, 2012

Tips Merawat Komputer

Tips Merawat Komputer kali ini bukanlah sebuah hal yang sulit. Jika Anda memiliki sebuah komputer dan Anda masih awam untuk bisa merawatnya, di sini saya punya sedikit informasi yang bisa membantu Anda. Terkadang sebuah perawatan dari komputer memang sulit, tapi itu jika Anda belum tahu, dan jika Anda sudah tahu, maka semua hal tersebut tidak akan sulit untuk dilakukan. Untuk merawat sebuah komputer tidak bisa dengan menggunakan cara yang sembarang karena jika Anda merawatnya dengan cara yang tidak tepat, maka malah akan merusak komputer yang Anda miliki.

Dan dengan tips merawat komputer dari saya ini mungkin bisa untuk membantu Anda jika Anda sedikit kesulitan untuk merawatnya. Tak perlu lama lagi jika Anda ingin mencobanya, silakan Anda lihat tips dan cara di bawah ini yang mungkin akan sangat membantu Anda untuk merawat komputer yang Anda miliki. 

1. Defrag harddisk secara berkala. Fungsi defrag adalah untuk menata dan mengurutkan file-file harddisk berdasarkan jenis file/data sedemikian rupa sehingga akan mempermudah proses read/write sehingga beban kerja akan lebih ringan yg akhirnya dapat memperpanjang umur harddisk. Caranya klik menu Start > Program > Accesories > System Tool > Disk DefragmenterSaat menjalankan fungsi ini tidak boleh ada program lain yg berjalan termasuk screensaver karena akan mengacaukan fungsi defrag ini.
2. Aktifkan screensaver Selain bersifat estetis, screensaver mempunyai fungsi lain yg penting. Monitor CRT juga televisi menggunakan fosfor untuk menampilkan gambar. Kalau monitor menampilkan gambar yg sama untuk beberapa saat maka ada fosfor yang menyala terus menerus. Hal ini dapat mengakibatkan monitor bermasalah yaitu gambar menjadi redup/kurang jelas. Lain halnya jika monitor Anda adalah LCD, LED yg sudah dilengkapi dengan energy saving, maka screensaver tidak terlalu dibutuhkan lagi.Cara+ mengaktifkan screensaver dapat dilakukan dengan banyak cara, salah satunya klik Start > Control Panel > Display > klik tab screensaver, kemudian pilih sesuai selera Anda.
3. Ventilasi yang cukup Tempatkan monitor maupun CPU sedemikian rupa sehingga ventilasi udara dari dan ke monitor / CPU cukup lancar. Ventilasi yg kurang baik akan menyebabkan panas berlebihan sehingga komponen/rangkaian elektronik di dalamnya akan menjadi cepat panas sehingga dapat memperpendek umur komponen tsb. Oleh karena itu usahakan jarak antara monitor/CPU dengan dinding/tembok minimal 30 cm. Kalau perlu pasang kipas angin di dalam ruangan.
4. Pakailah UPS atau stavolt.Pakailah UPS untuk mengantisipasi listrik mati secara tiba-tiba yg dapat mengakibatkan kerusakan pada harddisk. Kalau terpaksa tidak ada UPS, pakailah Stavolt untuk mengantisipasi naik turunnya tegangan listrik.
5. Tutup / close program yg tidak berguna Setiap program yg diload atau dijalankan membutuhkan memory (RAM) sehingga semakin banyak program yg dijalankan semakin banyak memory yg tersita. Hal ini selain dapat menyebabkan komputer berjalan lambat (lelet) juga beban kerja menjadi lebih berat yg akhirnya dapat memperpendek umur komponen/komputer.
6. Install program antivirus dan update secara berkala Untuk dapat mengenali virus/trojan2 baru sebaiknya update program antivirus secara berkala. Virus yg terlanjur menyebar di komputer dapat membuat Anda menginstall ulang komputer. Hal ini selain membutuhkan biaya juga akan menyebabkan harddisk Anda akan lebih cepat rusak dibanding apabila tidak sering diinstall ulang.
7. Bersihkan Recycle Bin secara rutinSebenarnya file/folder yg kita hapus tidak langsung hilang dari harddisk karena akan ditampung dahulu di Recycle Bin ini dengan maksud agar suatu saat apabila Anda masih membutuhkannya dapat mengembalikan lagi. Recycle Bin yg sudah banyak juga akan menyita ruang harddisk yg dapat menyebabkan pembacaan harddisk jadi lelet.Caranya jalankan Windows Explorer > klik Recycle Bin > klik File > klik Empty Recyle BinAtau Anda dapat menjalankan fungsi Disk Cleanup Caranya Klik Start > Program > Accessories > System Tool > Disk Cleanup > kemudian pilih drive yg mau dibersihkan > setelah itu centangilah opsi Recycle Bin kalau perlu centangi juga yg lain (seperti temporary file, temporary internet file), setelah klik OK.
8. Jangan meletakkan Speacker Active terlalu dekat dengan monitorKarena medan magnet yang ada pada speacker tersebut akan mempengaruhi monitor yaitu warna monitor menjadi tidak rata atau belang-belang.
9. Uninstall atau buang program yg tidak bergunaRuang harddisk yg terlalu banyak tersita akan memperlambat proses read/write harddisk sehingga beban kerjanya akan lebih berat sehingga harddisk akan cepat rusak.
10. Bersihkan motherboard & periferal lain dari debu secara berkalaSetidaknya enam bulan sekali hal ini harus dilakukan. Buka casingnya terlebih dahulu kemudian bersihkan motherboard dan periferal lain (RAM, Video Card, Modem, Sound Card, CDR/CDRW/DVRW, TV Tuner) dengan sikat halus. Pada saat komputer tidak digunakan tutuplah komputer (monitor, CPU, keyboard/mouse) dengan cover sehingga debu tidak mudah masuk ke dalam komputer.
11. Pasang kabel ground. Apabila casing nyetrum, ambil kabel dengan panjang seperlunya, ujung satu dihubungkan dengan badan CPU (pada casing) sedangkan ujung yg lain ditanam dalam tanah. Hal ini akan dapat menetralkan arus listrik yg “nyasar” sehingga dapat membuat komponen elektronik lebih awet.

Nah semoga tips merawat komputer di atas bisa membantu Anda dalam merawat sebuah komputer Anda agar komputer Anda bisa menjadi personal /PC yang awet dan tetap bagus. 

Tuesday, November 20, 2012

Virus Komputer

Disebut virus komputer, karena program perusak ini memiliki banyak kesamaan dengan virus biologis yang telah lebih dulu dikenal. Keduanya memiliki pola penyebaran yang sama. Manusia yang terinfeksi sebuah virus akan menulari manusia lain yang melakukan kontak dengannya. Demikian pula komputer yang terjangkiti virus, dia akan menulari komputer lain yang berbagi file dengannya.
Kesamaan lainnya terletak pada pola reproduksi. Karena tidak dapat mereproduksi dirinya sendiri, virus biologis menyuntikkan DNA-nya ke dalam sel tubuh manusia, dan memanfaatkan sistem reproduksi sel untuk berkembang biak. Hal yang sama berlaku pula pada virus komputer. Untuk meluncurkan serangan, virus komputer menunggangi sejumlah program atau dokumen lain.
Pada saat program atau dokumen yang terinfeksi dijalankan, virus komputer akan menginfeksi program atau dokumen lainnya. Sifat-sifat khusus di atas yang membedakan virus dengan malware lain seperti worm malware yang bisa menyebarkan dan menggandakan dirinya sendiri atau spyware malware yang biasanya berjalan sebagai program standalone.
Sejarah Virus
Virus komputer kali pertama menyebar pada akhir 1980-an karena beberapa faktor. Faktor pertama adalah meluasnya pemakaian PC. Sebelum 1980-an, komputer rumahan hampir dapat dikatakan belum ada atau hanya berupa mainan. Komputer yang sesungguhnya masih sangat jarang, dan hanya digunakan oleh "para ahli" dari kalangan tertentu.
Faktor kedua adalah penggunaan computer bulletin board. Orang-orang dapat men-dial up sebuah bulletin board menggunakan modem, dan men-download berbagai jenis program komputer yang paling populer pada masa itu adalah game, kemudian disusul oleh word processor, spreadsheet, dan aplikasi produktif lainnya.
Bulletin Board pulalah yang mengantarkan sebuah virus perintis yang dikenal sebagai Trojan horse. Virus-virus generasi pertama tersebut merupakan sekumpulan kode yang disusupkan ke dalam program yang umum digunakan orang pada waktu itu, seperti game atau word processor populer.
Ketika seseorang men-download program yang telah diinfeksi dengan kode-kode jahat tersebut dari bulletin board, dan menjalankannya di PC, virus me-loading dirinya ke dalam memory, dan mulai bekerja mencari program lain yang akan diinfeksi. Selanjutnya penularan virus terjadi bila program yang telah terinfeksi diberikan kepada pengguna lain, baik melalui media floppy disk maupun di-upload ke bulletin board.
Evolusi Virus
Salah satu perkembangan penting yang berhasil diraih oleh virus adalah kemampuannya masuk ke dalam memory, dan tetap berjalan di belakang layar selama komputer menyala. Hal ini memberikan keleluasaan bagi virus untuk mereplikasinya dirinya secara efektif.
Perkembangan penting lainnya adalah kemampuan menginfeksi boot sector pada floppy disk dan hard disk. Boot sector adalah program kecil yang merupakan bagian pertama dari operating system yang di-loading ke dalam memory, saat komputer kali pertama dinyalakan. Dengan meletakkan kode-kodenya pada boot sector, sebuah virus memastikan dirinya akan tereksekusi dan aktif di komputer.
Virus yang ada di boot sector dapat menginfeksi boot sector setiap floppy disk yang di masukkan ke dalam komputer yang telah terinfeksi. Jamaknya penggunaan komputer bersama seperti di rental komputer, warnet, atau kampus menjadikan penyebaran virus ini semakin tak terkendali.
Era kejayaan virus boot sector surut, karena ukuran program komputer yang semakin tambun tak lagi memungkinkan ditampung dalam sebuah floppy disk. Sebagai gantinya, program-program komputer didistribusikan di dalam CD yang tidak dapat ditulis (read-only). Namun siklus kehidupan selalu berputar. Apa yang telah terjadi pada masa silam, pasti akan terulang di masa depan.
Begitu pula dengan pola penyebaran virus komputer. Virus telah menemukan jalan lain untuk menyebar luaskan dirinya, yakni melalui e-mail dan penggunaan USB flash disk. Penyebaran virus komputer via Internet bukan barang baru, namun telah berlangsung sejak era bulletin board.
Bila dulu virus disebarkan melalui bulletin board, sekarang mereka menggunakan e-mail yang dikirim sebagai spam. Demikian pula dengan virus boot sector yang dulu mengincar floppy disk, dan sempat surut ketika media penyimpanan populer berubah menjadi CD, kini mengubah sasarannya menjadi USB flash disk.

Pengertian Software, Hardware dan Brainware Komputer

Hardware

Perangkat keras komputer (hardware) adalah semua bagian fisik komputer, dan dibedakan dengan data yang berada di dalamnya atau yang beroperasi di dalamnya, dan dibedakan dengan perangkat lunak (software) yang menyediakan instruksi untuk perangkat keras dalam menyelesaikan tugasnya.
Batasan antara perangkat keras dan perangkat lunak akan sedikit buram kalau kita berbicara mengenai firmware, karena firmware ini adalah perangkat lunak yang "dibuat" ke dalam perangkat keras. Firmware ini merupakan wilayah dari bidang ilmu komputer dan teknik komputer, yang jarang dikenal oleh pengguna umum. Komputer pada umumnya adalah komputer pribadi.

Software
Perangkat lunak atau piranti lunak adalah program komputer yang berfungsi sebagai sarana interaksi antara pengguna dan perangkat keras. Perangkat lunak dapat juga dikatakan sebagai 'penterjemah' perintah-perintah yang dijalankan pengguna komputer untuk diteruskan ke atau diproses oleh perangkat keras. Perangkat lunak ini dibagi menjadi 3 tingkatan: tingkatan program aplikasi (application program misalnya Microsoft Office), tingkatan sistem operasi (operating system misalnya Microsoft Windows), dan tingkatan bahasa pemrograman (yang dibagi lagi atas bahasa pemrograman tingkat tinggi seperti Pascal dan bahasa pemrograman tingkat rendah yaitu bahasa rakitan).
Perangkat lunak adalah program komputer yang isi instruksinya dapat diubah dengan mudah. Perangkat lunak umumnya digunakan untuk mengontrol perangkat keras (yang sering disebut sebagai device driver), melakukan proses perhitungan, berinteraksi dengan perangkat lunak yang lebih mendasar lainnya (seperti sistem operasi, dan bahasa pemrograman), dan lain-lain.

Brainware
Brainware ialah manusia yang mengoperasikan komputer,tindakan dlm pengoperasian komputer terbagi menjadi beberapa bagian yaitu:
a. EDP(Elektronik Data Procasing)Maneger ialah merupakan tenaga pelaksana yang bertanggung jawab atas lancarnya aktivitas pad departemen pengolah data.
b. TEKNISI ialah Merupakan tenaga pelaksana yang menjaga kelangsungan /troble shooting dan sedikit mengerti tentang paket-paket program baru yang beredar sesuai dengan perkembangan teknologi komputer.
c. OPERATOR ialah Tenaga pelaksana yang menjalankan komputer sesuai dengan system yang telah dibuat mulai dari menghidupkan komputer,mengoperasikan dan matikan kembali komputer

Sunday, November 11, 2012

Menghubungkan 2 Komputer dengan LAN

Kalau di rumah anda terdapat dua PC (computer), atau sebuah laptop dan sebuah PC, maka anda bisa menghubungkan dua perangkat tersebut untuk sharing (berbagi); bisa sharing file, printer, atau modem. Yang anda perlukan adalah sebuah kabel LAN (UTP: Unshielded Twisted Pair). Anda bisa beli kabel yang sudah jadi di toko komputer, minggu lalu saya sempat tanya harga kabel UTP merk AMP dengan panjang 1,5 meter sekitar 40 ribu rupiah. Kalau ingin ngirit ya bikin sendiri.. gampang kok.

Membuat kabel UTP
Anda tinggal beli kabel UTP (category 5 atau 5e) dan sepasang connector RJ 45 (Registered Jack 45). Selain itu diperlukan tang UTP atau ada yang menyebut tang crimping. Kabel UTP bisa memakai merk AMP atau Belden, tapi hati-hati karena di pasaran juga beredar produk palsu. Harga per meter sekitar 3000 rupiah. Sedangkan harga RJ-45 per bijinya sekitar 1500 rupiah. Sedangkan tang crimping harganya sekitar 50 ribu rupiah (kalau dirasa kemahalan bisa pinjam dari teman ).
Sekarang mari kita bahas susunan kabel yang digunakan. Untuk menghubungkan 2 komputer atau laptop diperlukan susunan kabel Cross-Over (atau Cross) sebagai berikut:

Ujung I :
P/O – O – P/H – B – P/B – H – P/C – C.

Ujung II :
P/H – H – P/O – B – P/B – O – P/C – C.

Keterangan: P/O = Putih Orange. O = Orange. P/H = Putih Hijau. B = Biru. P/B = Putih Biru. H = Hijau. P/C = Putih Coklat. C = Coklat.
Bisa anda lihat, sebenarnya yang dipakai hanyalah 4 jalur saja yakni jalur 1,2,3,6. Jalur 1,2 dipakai untuk transmit/kirim; sedangkan jalur 3,6 dipakai untuk receive/terima.
Setelah anda mengatur urutan kabel sesuai dengan susunan tersebut, selanjutnya rapikan ujungnya (bisa dengan gunting atau tang crimping) dan masukkan ke dalam connector RJ 45. Perhatikan saat memasukkan kabel, posisi kaitan (hook) pada connector RJ 45 harus berada di bawah. Usahakan ada sedikit bagian dari kulit kabel UTP yang ikut masuk ke connector RJ 45 (supaya lebih kuat, tidak mudah goyang). Setelah itu jepitlah ujung connector menggunakan tang crimping (proses terminasi).
Setelah kedua ujung kabel di-terminasi, selanjutnya tancapkan masing-masing ujung ke port LAN card yang ada di PC atau notebook. Langkah berikutnya adalah melakukan setting IP Address.

Setting Alamat IP (IP Address)
Buka menu Control Panel Windows anda (Start > Control Panel). Lalu pilih icon Network Connections. Setelah itu pilih Local Area Connection (klik-kanan > Properties). Lalu pilih Internet Protocol (TCP/IP), dan tekan tombol Properties.

Di bagian IP Address, masukkan: 192.168.1.1. Lalu tekan TAB, otomatis Subnet Mask akan berisi 255.255.255.0. Sedangkan untuk komputer pasangannya, berikan IP Address 192.168.1.2. IP Address yang berada dalam range 192.168.0.0 – 192.168.255.255 umum digunakan dalam private network atau Local Area Network (LAN). Jadi, anda bisa saja memberikan alamat 192.168.2.1 dan 192.168.2.10 pada dua komputer yang anda hubungkan. Asalkan masih dalam satu segmen, maka masih bisa saling mengenal. Untuk mengetahui apakah komputer berada dalam satu segmen – bisa dilihat dari 3 angka awal diantara titik (192.168.2). Sehingga anda tidak boleh memberikan alamat yang berbeda segmen, misal 192.168.1.1 dengan 192.168.2.2. Pada jaringan yang besar, dimana terdapat beberapa segmen jaringan, dibutuhkan sebuah router untuk menjembatani antar segmen sehingga bisa saling berhubungan.
Berbagi file (File sharing)
Misalkan komputer dengan nama (hostname) SBY dan IP Address 192.168.1.1 memiliki sebuah folder bernama DATA yang berisi kumpulan MP3 dan dokumen Word dan Excel, hendak dibagi pakai dengan komputer BOEDIONO (IP Address 192.168.1.2), maka langkah-langkahnya adalah:
  1. Di komputer SBY, masuk ke My Computer atau Windows Explorer
  2. Cari folder bernama DATA, lalu klik kanan di folder tersebut
  3. Pilih Sharing and Security
  4. Jika muncul kotak dialog Network sharing and security, maka klik tulisan “If you understand the security risks… bla.. bla.. bla..” lalu pilih “Just enable file sharing”
  5. Klik “Share this folder on the network”
  6. Beri nama (share name), misal: DATA
  7. Klik tombol OK. Selesai.
Selanjutnya, dari komputer BOEDIONO jika ingin mengakses isi folder DATA yang ada di komputer SBY: Buka Windows Explorer, lalu di Address Bar ketikkan \\SBY maka akan tampil folder DATA. Jika tidak berhasil, maka ketikkan IP Address komputer SBY (\\192.168.1.1).

Berbagi printer (Printer sharing)
Demikian juga untuk printer sharing, langkahnya:
  1. Di komputer SBY, masuk ke Control Panel > Printers and Faxes
  2. Pilih printer yang hendak dishare. Klik kanan dan pilih Sharing…
  3. Lalu pilih Share this printer, dan berikan share name
Kemudian dari komputer BOEDIONO: Buka Windows Explorer, lalu di Address Bar ketikkan \\SBY. Jika tidak berhasil, maka ketikkan IP Address komputer SBY (\\192.168.1.1). Maka akan tampil nama printer yang sudah dishare tadi. Klik-kanan di printer tersebut lalu pilih Connect. Jika muncul pertanyaan, tekan tombol Yes.....Semoga Cara Menghubungkan 2 (Dua) Komputer Dengan Kabel LAN (UTP) berhasil...

Thursday, November 1, 2012

Perkembangan Teknologi Komputer